Categories
Artikel

Museum Di Kota Padang

Museum adalah hal pertama yang akan aku cari saat berpergian ke suatu kota. Nah , saat berkunjung ke kota Padang maka aku mencari museum yang ada di sana. Dan aku melihat museum dengan bangunan rumah Gadang dengan halaman asri yang luas. Rumah Bagonjong merupakan rumah panggung dengan atap meniru tanduk kerbau. Jumlah gonjong yang ada di atap museum sebanyak 7 buah. Terletak di jalan Diponegoro 10 Kecamatan Padang Barat. Museumnya diberi nama Museum Adityawarman. Museum ini dibangun tahun 1974 dan diberi nama museum Negeri Propinsi Sumatera Barat. Tapi tahun 1979 diganti dengan nama Adityawarman. Nama ini adalah nama raja yang pernah berkuasa di daerah Minangkabau. Museum ini digunakan sebagai tempat menyiman dan melestarikan benda bersejarah.Museum ini dibangun karena perlunya wadah pemeliharaan warisan budaya sebagai usaha agar benda warisan budaya ini tak terbawa keluar negeri.

Bentuk museum , bentuk rumah Gadang adalah ciri khas dari Sumatera Barat. Dilengkapi dengan dua bangunan lumbung padi di kiri dan kanan rumah Gadang. Kemudian dipadukan dengan adanya miniatur pedati dan pesawat terbang peninggalan perang dunia ke 2. Ada patung utuh sepasang manusia dengan pakaian adat Minangkabau. Juga terdapat monumen di halamannya yang asri.Patung pria yang lagi duduk dan bambu runcing ada di tangannya dan terdapat tulisan Untuk Kami Nusa Djaja, Kamulah Gugur Derita Sengsara,Kamu Bertugu di Jiwa bangsa, Lambang Bermutu Selama masa. Di belakang monumen ini terdapat naskah proklamasi dengan tanggal 9 Maret 1950 dimana tanggal itu Padang dikembalikan ke pangkuan Indonesia. Ada bendi di sudut halaman. Luas dengan banyak pohon dan tanaman sehingga terlihat sangat asri. Di sisi sebelah kiri terdapat area bermain anak-anak dengan alat permainan yang beraneka ragam.Dalam museum ini terdapat 6000 koleksi yang terbagi dalam 10 kategori seperti :

  1. Arkeologi. Terdiri dari benda –benda bersejarah dari zaman pra sejarah hingga masuknya budaya barat.
  2. Biologika. Terdiri dari rangka manusia purba, fosil hewan dan tumbuhan
  3. Numismatika. Terdiri dari aneka mata uang, cap, tanda jasa berupa pangkat dan stempel.
  4. Geologika. Terdiri dari aneka andesit, permata,granit serat alat untuk pemetaan.
  5. Keramologika. Terdiri dari bahan pecah belah.
  6. Historika. Terdiri dari benda bersejarah yang berkaitan dengan tokoh , organisasi.
  7. Etnografika . Terdiri dari benda bersejarah yang memperlihatkan identitas suatu etnis dan kegiatan budayanya.
  8. Filologika. Terdiri dari naskah kuno.
  9. Seni rupa terdiri dari seni artistik yang bisa dilihat dari 2 dimensi atau 3 dimensi.
  10. Teknologika . Terdiri dari benda benda yang menunjukan perkembangan teknologi mulai dari yang tradisional sampai modern

Di sana banyak diaroma yang menampilkan sistim adat, kekerabatan ibu yang berlaku di masarakat Minang. Pakaian adat juga banyak berbeda dari satu daerah dengan daerah lainnya yang ada di Sumatera Barat. Begitu juga dengan rumah adat. Tampak luar seperti sama tapi ada perbedaan di setiap daerah. Juga terdapat banyak bentuk perhiasan, instrumen musik, beberapa upacara adat , perkakas yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari masarakat tradisional Minangkabau.Ada ruang khusus untuk mengenalkan sistim kekerabatan Minangkabau. Terdapat singgasana kerajaan lengkap dengan pernak pernik yang didominasi warna kekuningan keemasan. Beberapa serahan untuk pengantin khas Sumatera Barat serta satu set rumah gadang yang digunakan untuk upacara pernikahan. Juga terdapat replika arca Adityawarman. Sangat mirip dengan aslinya yang terdapat di Museum Nasional Jakarta.

Jadi gak ada salahnya saat di kota Padang bisa mengunjungi museum ini. Halaman yang asri membuat kita betah di sana dan rumah gadang dengan atap yang tinggi membuat sirkulasi udara bagus dengan jendela yang lebar sehingga aliran angin begitu terasa membuat udara menjadi sejuk.